Postingan

UJIAN TENGAH SEMESTER I

    1. Jelaskan dengan memberikan sekurang-kurangnya tiga contoh perbedaan mendasar pendekatan pengobatan yang dilakukan pada zaman sebelum masehi dengan pendekatan modern saat ini. https://youtube.com/shorts/--uDb6oTbB0?si=_FHYXK92IQHatdk4 2. Jelaskan sekurang-kurangnya 5 (lima) kompetensi yang saling berkaitan satu sama lain sebagai lulusan sarjana farmasi dan berikan contoh kasus yang menggambarkan anda menguasai kelima kompetensi tersebut. https://youtu.be/-hUyMek4se8 3 .Jelaskan dengan lengkap, prinsip dan teknik pemberian obat dengan memberikan sekurang-kurangnya 3(tiga) contoh spesifik obatnya. https://youtu.be/SzkHgtY6S1s    4 .Jelaskan   dengan memberikan 1 (satu) contoh mekanisme dasar kerja obat https://youtu.be/7jjqXgw_UXc  5. Jelaskan dengan memberikan masing-masing 1 (satu) contoh meracik bahan obat menjadi sediaan galenic dengan metode Infus , Dekokta   dan Ekstrak tinktur. https://youtu.be/XcyNQ1SD_Io

BENTUK BENTUK SEDIAAN FARMASI DAN METODE PEMBERIAN OBAT

 B eberapa bentuk sediaan farmasi yang umum digunakan: Obat oral, yaitu obat yang diminum melalui mulut. Obat oral dapat berupa tablet, kapsul, sirup, suspensi, granula, atau kaplet. Obat topikal, yaitu obat yang dioleskan pada kulit atau membran mukosa. Obat topikal dapat berupa krim, gel, salep, lotion, atau losion. Obat inhalasi, yaitu obat yang dihirup melalui hidung atau mulut. Obat inhalasi dapat berupa aerosol, inhaler, atau nebulizer. Obat supositoria, yaitu obat yang dimasukkan ke dalam rektum atau vagina. Obat supositoria dapat berupa lilin, tablet, atau kapsul. Obat parenteral, yaitu obat yang disuntikkan ke dalam tubuh. Obat parenteral dapat berupa suntikan intravena, intramuskular, subkutan, atau intradermal. Metode Pemberian Obat Metode pemberian obat adalah cara obat diberikan kepada pasien. Metode pemberian obat disesuaikan dengan bentuk sediaan obat dan tujuan penggunaan obat. Berikut adalah beberapa metode pemberian obat yang umum digunakan: Peroral, yaitu obat di...

PENGGOLONGAN OBAT BERDASARKAN KEAMANAN, CARA PEMAKAIAN, SUMBER, TAKARAN OBAT

  berdasarkan keamanannya menjadi 4 kategori, yaitu: Obat bebas Obat bebas terbatas Obat keras Obat narkotika Obat dapat digolongkan berdasarkan cara pemakaiannya, yaitu: Obat oral, yaitu obat yang diminum melalui mulut. Obat oral dapat berupa tablet, kapsul, sirup, suspensi, granula, atau kaplet. Obat topikal, yaitu obat yang dioleskan pada kulit atau membran mukosa. Obat topikal dapat berupa krim, gel, salep, lotion, atau losion. Obat inhalasi, yaitu obat yang dihirup melalui hidung atau mulut. Obat inhalasi dapat berupa aerosol, inhaler, atau nebulizer. Obat supositoria, yaitu obat yang dimasukkan ke dalam rektum atau vagina. Obat supositoria dapat berupa lilin, tablet, atau kapsul. Obat parenteral, yaitu obat yang disuntikkan ke dalam tubuh. Obat parenteral dapat berupa suntikan intravena, intramuskular, subkutan, atau intradermal. Obat dapat digolongkan berdasarkan sumbernya, yaitu: Obat alami, yaitu obat yang berasal dari sumber alam, seperti tumbuhan, hewan, atau mineral. O...

MERACIK OBAT MENJADI SEDIAAN GALENIK

metode yang dapat digunakan untuk meracik obat menjadi sediaan galenik, yaitu: Maserasi: Maserasi adalah metode ekstraksi dengan cara merendam simplisia dalam cairan penyari selama beberapa waktu. Maserasi dapat dilakukan dengan cara dingin atau panas. Perkolasi; Perkolasi adalah metode ekstraksi dengan cara mengalirkan cairan penyari melalui simplisia secara berkesinambungan. Digesti: Digesti adalah metode ekstraksi dengan cara memanaskan simplisia dan cairan penyari secara kontinu selama beberapa waktu. Infusa: Infusa adalah metode ekstraksi dengan cara menyeduh simplisia dengan air panas. Dekokta: Dekokta adalah metode ekstraksi dengan cara merebus simplisia dengan air selama beberapa waktu. Sokletasi: Sokletasi adalah metode ekstraksi dengan cara menguapkan cairan penyari dan mengembunkannya kembali ke dalam wadah yang berisi simplisia. Ekstraksi superkritis: Ekstraksi superkritis adalah metode ekstraksi dengan menggunakan cairan penyari pada kondisi superkritis, yaitu pada kondisi...

MEKANISME KERJA OBAT

 MEKANISME KERJA OBAT Farmakologi:  ilmu yang mempelajari bagaimana proses interaksi antara ikatan obat dan sistem biologis di dalam tubuh. Tahapan-tahapan obat: 1.Absorpsi:   Penyerapan zat zat obat, atau pengambilan obat dari permukaan tubuh. 2.Distribusi: Penyaluran obat ataupun penyaluran sediaan obat yang diperlukan tubuh. 3.Metabolisme: Proses pencernaan obat terhadap tubuh. 4.Eksresi: Eliminasi terakhir sirkulasi sitemik dalam tubuh yang melalui urine, keringat. Farmakodinamik mempelajari bagaimana obat bekerja dalam suatu organisme. Obat juga sudah dirancang untuk mencari target di dalam tubuh, dan dinamis yang artinya tidak dapat berubah ubah serta terpengaruh dengan enzim lain.

PRINSIP DAN TEKNIK PEMBERIAN OBAT

 PRINSIP DAN TEKNIK PEMBERIAN OBAT Beberapa tanggung jawab yang harus dimiliki oleh farmasis adalah sebagai berikut: 1. Pengetahuan dan pemahaman medikasi  2. Pemberian obat yang tepat 3. Pasien patuh terhadap medikasi 4. Ketepatan pemesanan obat serta jadwal waktu 5. Sistem dalam pengukuran Tanggung jawab tersebut akan berguna ketika memastikan teknik yang aman dan nyaman dalam melayani pasien. Prinsip pemberian obat dalam dunia farmasi; -Perawat memastikan obat yang diberikan dengan aman -Pengetahuan dan pemahaman -Hak pemberian obat -Perintah obat dan jadwal  -Ketepatan pasien

PROFESI FARMASI DAN LAPANGAN KERJA YANG RELEVAN

 kompetensi yang harus dimiliki lulusan farmasi: 1.profesional practice 2.public health 3.personal skills 4.organization and management skills 5.supply of medichine 6.safe and rational use of medicine Lulusan farmasi dituntut untuk mengabdi kepada masyarakat sebagai tenaga kesehatan yg memberikan pelayanan berupa edukasi obat obatan seperti nama, fungsi dan kandungan dalam obat.